Artikel Situs :
Home » , , , , » Jurnal Vol 3, No 2 (2019), oleh: Edi Putra Jaya, S.PdI, MA

Jurnal Vol 3, No 2 (2019), oleh: Edi Putra Jaya, S.PdI, MA

Written By 301580555_SOLID on Kamis, 05 September 2019 | 19.59

Optimalisasi Peran Komite Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Model Kota Sungai Penuh

Edi Putra Jaya

Abstract


Artikel ini membahas tentang “Optimalisasi Peran Komite Madrasah
Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Model
Kota Sungai Penuh”. Latar belakang masalah: Komite dan pihak Tsanawiyah
Model Kota Sungai Penuh dapat akur dan bekerjasama dalam meningkatkan mutu
pendidkan di Madrasah, sedangkan pada umumnya hubungan madrasah dengan
komite yang lebih banyak bertugas untuk mengawas tidak akur.
Hasil penelitian: (1) Komite Madrasah Tsanawiyah Negeri Model Kota
Sungai Penuh telah ada sejak tahun 1990 dan dibentuk berdasarkan hasil
musyawarah antara wali murid dengan pihak Madrasah. Komite Madrasah
berperan aktif mengawasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Madrasah dan
Komite Madrasah bersifat independen. (2) Komite Madrasah telah melaksanakan
perannya sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, sebagai
mediator dengan baik. Keberhasilannya ini diawali dengan dilaksanakan ketiga
prinsip manajemen modern, yaitu transparan, akuntabel dan demokratis dalam
proses pembentukan Komite Madrasah. (3) Kontribusi Komite Madrasah dalam
Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah adalah meningkatan sarana dan
prasarana pendidikan, dan meningkatan kemampuan profesionalitas serta
kesejahteraan pendidik.

Kata Kunci : Peran Komite Madrasah, Mutu Pendidikan

Full Text:

PDF

References


Anwar Arifin, Memahami Paradigma Baru Pendidikan Nasional dalam
Undangundang SISDIKNAS, Jakarta: DEPAG RI Dirjen Kelembagaan
Agama Islam, 2003
Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Surabaya: Mekar Surabaya,
Departemen Agama RI, Pedoman Komite Madrasah, Jakarta: DEPAG RI, 2003
Departemen Agama RI, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun
tentang sisdiknas, Jakarta, 2007
Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu pendidikan, Jakarta: Raja Grafindo,2001
Hasbullah, Otonomi Pendidikan:Kebijakan Otonomi Daerah dan Implikasinya
Terhadap Penyelenggaraan Pendidikan, Jakarta:.Raja Grafindo
Persada, 2006
Himpunan Peraturan Peurndang-undangan, Undang-undang Guru dan Dosen,
Bandung: Fokus Media, 2009
Jerome S.Arcaro, Pendidikan Berbasis Mutu, Prinsip-prinsip Perumusan dan tata
Langkah Penerapan, Jakarta: Rineka Cipta, 2005
Mendiknas, lampiran II Surat Keputusan No. 044/U/2002, Jakarta: 2002
Mendiknas, lampiran II Surat Keputusan No. 044/U/2002, Jakarta: 2002
Mendiknas, SK NO 044/0/U/2000 Tentang Dewan Pendidikan & Komite
Madrasah, Jakarta: 2002
Muhaimin, pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, Jakarta:
Grafindo Persada
Mulyasa, Menjadi Kepala Sekolah Profesional dalam Konteks Mensukseskan
MBS dan KBK, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004
Sri Renani Pantjastuti dkk, Komite Sekolah; Sejarah dan Prospeknya di Masa
Depan, Yogyakarta: Hikayat, 2008
Sri Renani Pantjastuti dkk, Komite Sekolah; Sejarah dan Prospeknya di Masa
Depan, Yogyakarta: Hikayat, 2008
Sudarwan Danim, Visi Baru Manajemen Sekolah Dari Unit Birokrasi ke Lembaga
Akademik Jakarta: Bumi Aksara, 2006
Syafrudin, Manajemen Lembaga Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Press, 2005
WJS Poerwadaminta, KamusUmum Bahasa Indonesia, (Jakarta; Balai Pustaka,
Share this article :
 
Support : Creating Website | Adm STIT YPI Kerinci | TIM-ICT
Proudly powered by Dikti Kemenag
Copyright © 2013. STIT YPI KERINCI - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Kemenag